Web ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi di antara kita...
jadi semua bisa berperan untuk bisa sharing informasi apa saja di bidang fotografi...
atau kalau tidak ada waktu, memberi komentar akan sangat membantu
untuk keberlangsungan hidup web KFA ini, matur nuwun :D
jadi semua bisa berperan untuk bisa sharing informasi apa saja di bidang fotografi...
atau kalau tidak ada waktu, memberi komentar akan sangat membantu
untuk keberlangsungan hidup web KFA ini, matur nuwun :D
..:: bagian repot ::..
Tuesday, March 25, 2014
Tuesday, February 25, 2014
Wednesday, February 19, 2014
Next Events in March
Kegiatan KFA di bulan Maret 2014
1. Hunting Foto Studio, maksimal peserta 5 org pelaksanaan dihari Sabtu tanggal.......... (to be scheduled)
2. Hunting Street dan Landscape Fotografi Jakarta - Cibodas, peserta tdk dibatasi berangkat Jum'at malam sampai Sabtu Sore tanggal .......... (to be scheduled)
3. Workshop Fotografi untuk Pemula, dimentori oleh Edy Singomoto peserta tdk dibatasi tanggal .......... (to be scheduled)
Buat temen2 yang minat ikut workshop fotografi untuk pemula bisa daftar disini.
Wassallam
Wirawan Swtiadji
Tuesday, February 18, 2014
Laporan Hunting Makro Fotografi KFA
Peserta:
1. Edy Singo (mentor)
2. Adji
3. Adedih
4. Adi Setyo
5. Junaedi
6. Putut
8. Budi
9 Slamet
Tempat : P5
Biaya : 100 ribu (dibiayai dari kas KFA)
Gambar/foto berbicara sejuta kata....
Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya.
Wirawan S
Tuesday, February 11, 2014
Mohon Info Review Kamera Mirrorless..
Yth Rekan-rekan KFA,
Kebetulan lagi rencana ganti senjata dengan kamera mirrorless, dengan pertimbangan utama lebih mudah dibawa kemana-mana. Sampai saat ini masih tertarik sama canon eos m (dengan lensa EF-M 18-55mm dan EF-M 22mm). Untuk rekan-rekan yang punya informasi atau pengalaman menggunakan si eos m, mohon reviewnya. Di beberapa forum and gosip ada yg bilang auto fokus lambat and batere-nya relatif cepet abis. Mohon info, apakah kurang mantapnya masih dapat ditolerir untuk amatir seperti saya.
Infonya, canon eos m2 sudah rilis untuk memperbaiki beberapa kekurangan si eos m, tp di Jepang nun jauh disana, dan harganya masih selangit buat saya.
Untuk yang rekomendasi merk lain juga dipersilahkan (sudah ada yang rekomendasi sony nex, yang katanya utk type mirrorless paling bagus).
Demikian disampaikan, untuk mendapat arahan lebih lanjut. Terima kasih
Hunting Makro KFA : Jumat 14 Pebruari 2014
Dear Friends KFA Members
Pada hari Jum'at tgl 14 Pebruari 2014 KFA akan mengadakan hunting Macro Fotografi yang akan dibimbing oleh Edy Singomoto bertempat di P5 mulai jam 14.00 WIB sd selesai.
Bagi teman2 yang berminat untuk gabung silaken langsung datang ke lokasi ya dgn membawa camera dll
Wassalam
Wirawan S
Monday, February 10, 2014
Tips Foto Landscape dari Master Kristupa W. Saragih
Tip #1: Waktu pemotretan yang tepat.
Pada saat pagi dan sore, matahari masih berada dekat cakrawala sehingga memberikan side light pada landscape. Side light mempermudah fotografer memunculkan dimensi. Selain itu, pada saat pagi dan sore pula cahaya matahari berwarna kuning sehingga memberi kesan hangat pada foto.
Foto "View from Tongging" ini dibuat saat pagi hari menggunakan filter Gradual Neutral Density (Gradual ND) untuk mengatasi beda kontras yang terlalu tinggi.
Tip #2 Format lebar merekam kesan luas.
Kerap kali posisi pemotretan berada dalam jarak amat dekat dengan dimensi landscape yang luas. Lensa tele bermanfaat untuk merekam detail. Lensa lebar bisa merekam landscape seluas-luasnya, asal hati-hati dengan distorsi.
Foto "The Tranquil Maninjau" ini direkam dengan lensa lebar 17mm. Tapi lantaran posisi pemotretan yang tepat di bibir tebing pinggir danau, maka butuh lensa yang lebih lebar lagi namun rawan distorsi. Oleh karena itu teknik stitching bisa jadi solusi.
Tip #3: Terapkan Aturan Sepertiga
Komposisi "The Rule of Third" alias Aturan Sepertiga efektif untuk menampilkan persepsi dinamis pada foto landscape. Jika langit dalam kondisi yang menguntungkan, berikan porsi lebih banyak.
Foto "Sky Painting" ini dibuat tanpa olah digital dan asli apa adanya pada saat FN Hunting Series 2009.
Tip #4: Gunakan filter polarisasi
Memotret outdoor di negara tropis mewajibkan fotografer memakai filter polarisasi. Filter ini populer pula dengan sebutan filter Circular Polarizing alias CPL. Filter ini berfungsi memekatkan warna biru langit, menambah saturasi warna dan menambah atau mengurangi refleksi.
Foto "The Beauty of East Biak" ini dibuat dengan filter CPL untuk memekatkan warna biru langit. Saturasi warna bertambah tanpa bantuan komputer, terlihat pada warna hijau daun dan warna pasir.
Tip #5: Sudut alternatif
Landscape yang indah pasti jadi sasaran banyak fotografer. Jika memotret dari angle itu-itu saja maka akan jadi foto yang begitu-begitu saja. Temukan sudut alternatif, misalnya low-angle. Tambahkan framing untuk mengisi ruang kosong.
Foto "Menaungi Pantai Liang" dibuat di Pantai Liang, salah satu pantai indah yang ada di Ambon. Tempat ini ramai dikunjungi wisatawan dan tempat favorit fotografer.
Tip #6: Tangkap refleksi
Fotografer seringkali terpaku pada subyek utama dan menomorduakan refleksi, kalau tak malah mengabaikannya. Padahal refleksi bisa jadi unsur pengaya foto. Gunakan filter polarisasi untuk memperkuat tampilan refleksi.
Foto "Silence of Kintamani" ini dibuat dengan filter polarisasi untuk memperkuat refleksi di permukaan Danau Kintamani. Permukaan air yang tenang membuat refleksi tampil seperti cermin.
Tip #7: Berikan skala
Landscape yang indah dalam dimensi luas perlu pembanding agar pemirsa foto bisa memperkirakan dimensi sebenarnya. Fotografer hadir di tempat secara langsung dan mengetahui dimensi, tapi pemirsa foto tidak.
Pada foto "Sunrise in Simanindo" ini kebetulan ada perahu nelayan yang lewat, dan bisa dimanfaatkan sebagai skala
Tip #8: Manfaatkan garis dan bentuk alam sebagai unsur pembangun komposisi
Alam kita sudah mengandung garis, bentuk (shape) dan wujud (form) yang merupakan modal penting sebagai unsur pembangun komposisi. Demikian pula dengan pola (pattern) dan tekstur yang amat banyak dijumpai di alam secara luas.
Pada foto "Shapes of The Dunes" ini terlihat garis dan bantuk gumuk pasir menjadi unsur utama pembangun komposisi. Demikian pula dengan pola permukaan gumuk pasir dan tekstur permukaan gumuk pasir.
Sumber :
http://www.fotografer.net/forum/forum.view.php?id=3194446940
Pada saat pagi dan sore, matahari masih berada dekat cakrawala sehingga memberikan side light pada landscape. Side light mempermudah fotografer memunculkan dimensi. Selain itu, pada saat pagi dan sore pula cahaya matahari berwarna kuning sehingga memberi kesan hangat pada foto.
Foto "View from Tongging" ini dibuat saat pagi hari menggunakan filter Gradual Neutral Density (Gradual ND) untuk mengatasi beda kontras yang terlalu tinggi.
Tip #2 Format lebar merekam kesan luas.
Kerap kali posisi pemotretan berada dalam jarak amat dekat dengan dimensi landscape yang luas. Lensa tele bermanfaat untuk merekam detail. Lensa lebar bisa merekam landscape seluas-luasnya, asal hati-hati dengan distorsi.
Foto "The Tranquil Maninjau" ini direkam dengan lensa lebar 17mm. Tapi lantaran posisi pemotretan yang tepat di bibir tebing pinggir danau, maka butuh lensa yang lebih lebar lagi namun rawan distorsi. Oleh karena itu teknik stitching bisa jadi solusi.
Tip #3: Terapkan Aturan Sepertiga
Komposisi "The Rule of Third" alias Aturan Sepertiga efektif untuk menampilkan persepsi dinamis pada foto landscape. Jika langit dalam kondisi yang menguntungkan, berikan porsi lebih banyak.
Foto "Sky Painting" ini dibuat tanpa olah digital dan asli apa adanya pada saat FN Hunting Series 2009.
Tip #4: Gunakan filter polarisasi
Memotret outdoor di negara tropis mewajibkan fotografer memakai filter polarisasi. Filter ini populer pula dengan sebutan filter Circular Polarizing alias CPL. Filter ini berfungsi memekatkan warna biru langit, menambah saturasi warna dan menambah atau mengurangi refleksi.
Foto "The Beauty of East Biak" ini dibuat dengan filter CPL untuk memekatkan warna biru langit. Saturasi warna bertambah tanpa bantuan komputer, terlihat pada warna hijau daun dan warna pasir.
Tip #5: Sudut alternatif
Landscape yang indah pasti jadi sasaran banyak fotografer. Jika memotret dari angle itu-itu saja maka akan jadi foto yang begitu-begitu saja. Temukan sudut alternatif, misalnya low-angle. Tambahkan framing untuk mengisi ruang kosong.
Foto "Menaungi Pantai Liang" dibuat di Pantai Liang, salah satu pantai indah yang ada di Ambon. Tempat ini ramai dikunjungi wisatawan dan tempat favorit fotografer.
Tip #6: Tangkap refleksi
Fotografer seringkali terpaku pada subyek utama dan menomorduakan refleksi, kalau tak malah mengabaikannya. Padahal refleksi bisa jadi unsur pengaya foto. Gunakan filter polarisasi untuk memperkuat tampilan refleksi.
Foto "Silence of Kintamani" ini dibuat dengan filter polarisasi untuk memperkuat refleksi di permukaan Danau Kintamani. Permukaan air yang tenang membuat refleksi tampil seperti cermin.
Tip #7: Berikan skala
Landscape yang indah dalam dimensi luas perlu pembanding agar pemirsa foto bisa memperkirakan dimensi sebenarnya. Fotografer hadir di tempat secara langsung dan mengetahui dimensi, tapi pemirsa foto tidak.
Pada foto "Sunrise in Simanindo" ini kebetulan ada perahu nelayan yang lewat, dan bisa dimanfaatkan sebagai skala
Tip #8: Manfaatkan garis dan bentuk alam sebagai unsur pembangun komposisi
Alam kita sudah mengandung garis, bentuk (shape) dan wujud (form) yang merupakan modal penting sebagai unsur pembangun komposisi. Demikian pula dengan pola (pattern) dan tekstur yang amat banyak dijumpai di alam secara luas.
Pada foto "Shapes of The Dunes" ini terlihat garis dan bantuk gumuk pasir menjadi unsur utama pembangun komposisi. Demikian pula dengan pola permukaan gumuk pasir dan tekstur permukaan gumuk pasir.
Sumber :
http://www.fotografer.net/forum/forum.view.php?id=3194446940
Lomba Street Foto Indonews (Deadline: 10 Maret 2014)
Lomba ini diadakan oleh Indonews.com
Waktu Pelaksanaan: 10 Februari - 10 Maret 2014
Tema : Street Foto
Hadiah: Rp 1.000.000 untuk Juara 1 dan Rp 1.000.000 untuk Juara Favorit
Peserta
Peserta umum tanpa batasan usia, profesi, dan pendidikan
Kamera
Peserta kontes bebas menggunakan segala tipe kamera (DSLR, Pocket, Smartphone Camera)
Peraturan Peserta
Waktu Pelaksanaan: 10 Februari - 10 Maret 2014
Tema : Street Foto
Hadiah: Rp 1.000.000 untuk Juara 1 dan Rp 1.000.000 untuk Juara Favorit
Peserta
Peserta umum tanpa batasan usia, profesi, dan pendidikan
Kamera
Peserta kontes bebas menggunakan segala tipe kamera (DSLR, Pocket, Smartphone Camera)
Peraturan Peserta
- Foto harus asli bidikan sendiri (tanggung jawab hak cipta ditanggung sepenuhnya oleh peserta)
- Olah digital diperbolehkan sebatas kontras
Cara Ikut Serta
- Peserta diharuskan membuat akun di http://foto.indonews.com
- Peserta diharuskan mengupload foto yang diikutsertakan lomba di http://foto.indonews.com
- Ukuran besar file maksimal 500kb
- Peserta memberikan keterangan (description) pada setiap foto yang diikutsertakan
- Peserta diwajibkan mencantumkan tag #streetfotografiindonews pada setiap foto yang diikutsertakan
Penilaian
- Pemenang Juara 1 akan dinilai oleh juri internal indonews.
- Pemenang Juara Favorit ditentukan oleh banyaknya klik “favorite” di http://foto.indonews.com
Finalisasi
- Pemenang akan diumumkan pada tanggal 15 Maret 2014
- Pemenang akan dihubungi langsung oleh pihak Indonews melalui twitter, facebook atau email
- Indonews akan mempublish karya dan nama para pemenang di kanal foto indonews.com (http://www.indonews.com/media/)
- Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
Thursday, February 6, 2014
Newbie - Foto dengan HP
Pertama-tama mohon maaf kalau-kalau ada kesalahan... ini postingan pertama dan belum tahu cara yang betul-betul benar untuk nulis di blog ini :)
Berhubung saya belum punya kamera DSLR sendiri, maka masih menggunakan kamera HP. Berikut adalah hasil jepretan disaat banjir melanda Jakarta, TKP adalah di depan Hotel Bintang Baru, di ambil menggunakan Iphone 4s dari bangku penumpang Metromini. Idenya adalah mengambil gambar dramatis mengikuti arah gerakan objek sehingga menampilkan efek blur pada latar.
Yang terakhir untuk posting pertama ini, adalah foto yang berusaha menangkap ekspresi manusia... TKP di Situ Babakan.
Berhubung saya belum punya kamera DSLR sendiri, maka masih menggunakan kamera HP. Berikut adalah hasil jepretan disaat banjir melanda Jakarta, TKP adalah di depan Hotel Bintang Baru, di ambil menggunakan Iphone 4s dari bangku penumpang Metromini. Idenya adalah mengambil gambar dramatis mengikuti arah gerakan objek sehingga menampilkan efek blur pada latar.
Menembus Banjir
Foto yang berikutnya adalah hasil jepretan di Pantai laskar pelangi, dengan model seorang kawan kita.... Ide foto ini adalah berusaha mengambil bentuk latar yang agak berbeda untuk menampilkan kesan unik pada foto.
Between The Stones
Yang terakhir untuk posting pertama ini, adalah foto yang berusaha menangkap ekspresi manusia... TKP di Situ Babakan.
The Happy Rider
Sekian dulu... jika ada yang hendak memberikan kritik dan sarannya dipersilakan :)
Lomba Foto “Konstruksi atau Bangunan Besi Baja di Sekitar Kita” (Deadline: 30 April 2014)
Lomba foto ini diadakan oleh TokoBesiBajaCom
Syarat dan Ketentuan
- Tema : Konstruksi atau Bangunan Besi Baja di Sekitar Kita
- Obyek Photo : Menampilkan material Besi, Baja atau Ornamen Interior, Eksterior serta Struktur Bangunan yang menggunakan material Besi atau Baja, baik sebagai latar belakang maupun obyek utama. Setting Lokasi : Dimana saja dan kapan saja
- Waktu pelaksanaan : 1 Februari – 30 April 2014
- Peserta kontes bebas menggunakan segala tipe kamera (DSLR, Pocket, Smartphone Camera)
- Photo bisa berwarna atau black and white
- Olah digital diperbolehkan sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, dan saturasi warna) tanpa merubah keaslian objek.
- Dilarang menyertakan foto yang mengandung unsur pornografi, sadisme, SARA, serta bertentangan dengan nilai-nilai kepatuhan dan kesusilaan
- Peserta sudah harus terdaftar menjadi member di www.tokobesibaja.com
- Masing-masing peserta mengirimkan 1 buah photo hasil bidikannya (karya sendiri)
- Photo dikirimkan ke tokobesibaja@gmail.com (subyek email:”Kontes Photo”) dengan menggunakan email saat registrasi dan menyertakan :
- Nama Lengkap
- Alamat
- No Telp
- Link facebook account
- Judul Photo
- Ukuran file yang dikirimkan minimal 500 x 300 pixel, maksimal 1000 x 778 pixel dengan format file JPEG atau PNG
- Tokobesibaja.com akan mengirimkan link image yang sudah terupload di wall facebook tokobesibaja.com kepada peserta
- Peserta bebas mengundang friends nya untuk memberikan ‘like’ di wall tokobesibaja.com • Pemenang di kelompokkan menjadi 2 kategori :
- 1 orang pemenang hasil pilihan PT. Duta Arta Sempana dengan nominal hadiah sebesar 2 juta rupiah.
- 1 orang pemenang berdasarkan jumlah “like” terbanyak yang di dapatkan peserta di wall account facebook TokoBesiBaja.Com dengan nominal hadiah sebesar 1,5 juta rupiah.
- Hasil photo yang telah dikirimkan sepenuhnya menjadi milik TokoBesiBaja.Com dan TokoBesiBaja.Com berhak menggunakannya sebagai material promo atau yang lainnya.
- Pemenang akan di umumkan pada tanggal 1 Mei 2014
Tuesday, February 4, 2014
Kursus Dasar Fotogarfi
Dear temans
Saya merasa KFA perlu mengadakan kursus dasar fotografi agar teman teman yg pemula menguasai teknik foto yg benar, silaken yg bersedia jadi tutor (relawan), kapan pelaksanaanya? dan tempat? yuk kita urun rembuk
Wirawan S
Saturday, February 1, 2014
Hunting : Detos Fashion Show - Sabtu, 8 Februari 2014
IHMC dan Depok Town Square mengundang rekan-rekan untuk menyaksikan peragaan busana hijab style dan casual dengan model IHMC (FREE)
Wardrobe Sponsor
Muthia Indah Sasdi - Fame Boutique . Depok Town Square, lt. UG, blok US 36/1
MUA Sponsor
Lia Subiyanto Make Up
Lokasi :
Main Hall Depok Town Square
Jl.Margonda Raya No.01, Pondok Cina, Beji, Jawa Barat 16423
Hari dan Tanggal : Sabtu, 8 Februari 2014
Waktu : Pk 13.00 - Pk : 17.00
Model Hijab Style
1. Zaenab Nur Aini
2. Disa Wenty Mugarii
3. Amelia Karmeddy
4. Nuri Fitria Hakim
Model Casual Style
1. Laudita Tessa Edwina
2. Rintan Mutiara
3. Monik Astiadi
4. Vhyta Aridi
IT'S FREE! bagi Photographer yang berminat datang, harap membawa gear terbaiknya..
SAVE THE DATE, DON'T WASTE YOUR TIME..
BE THERE GUYS!
Lomba Fotografi dan Essay : “Green Lifestyle dan Global Warming” (Deadline: 12 April 2014)
Lomba Fotografi dan Essay : “Green Lifestyle” dan “Global Warming”
Dalam rangka mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik, KabarKampus dan STAR Event Management menggelar LOMBA FOTOGRAFI dan ESSAY bertema “Green Lifestyle” dan “Global Warming”. Lomba ini memperebutkan total hadiah 5 juta rupiah.
Selain itu para pemenang akan mendapatkan kontrak kerja di KabarKampus selama 1 bulan dengan isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Peserta akan mendapatkan akomodasi selama liputan.
Hasil karya terbaik peserta akan dipamerkan dalam bazaar dan talkshow “Go Green” pada tanggal 28-30 April 2014 di Kampus Paramadina dan tanggal 19-21 Mei 2014 di Kampus Jayabaya.
Persyaratan Lomba Foto :
Selain itu para pemenang akan mendapatkan kontrak kerja di KabarKampus selama 1 bulan dengan isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Peserta akan mendapatkan akomodasi selama liputan.
Hasil karya terbaik peserta akan dipamerkan dalam bazaar dan talkshow “Go Green” pada tanggal 28-30 April 2014 di Kampus Paramadina dan tanggal 19-21 Mei 2014 di Kampus Jayabaya.
Persyaratan Lomba Foto :
- Tema : Green Lifestyle dan Global Warming
- Lomba terbuka bagi siapa pun
- Bebas menggunakan alat rekam (handphone, kamera poket, slr, analog/digital).
- Karya foto belum pernah dipublikasikan. Tahun pemotretan 2012-2014.
- Dimensi foto 1024 (width), format jpeg, maksimal 2 MB
- Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto tanpa mengubah keaslian objek (sharpening, cropping, color balance, dan saturasi warna). Tidak diperkenankan mengirimkan foto berupa kombinasi lebih dari satu foto atau menghilangkan/mengubah elemen-elemen dalam satu foto.
- Foto belum pernah diikutkan lomba
- Peserta dapat mengirimkan karya maksimal 7 buah.
Persyaratan Lomba Essay :
- Tema : Green Lifestyle dan Global Warming
- Menggunakan bahasa Indonesia
- Tahun pembuatan karya essay 2013-2014
- Tulisan maksimal 500 kata, huruf times new roman 12, spasi 1,5
- Tulisan belum pernah diikutkan lomba.
- Peserta mengirimkan karya maksimal 5 buah
TATA CARA PENGIRIMAN
- Karya Foto : Judul_namafotografer_tahun.jpeg
- Karya essay : Judul_namapenulis.rtf
- Pengumpulan karya : 12 Maret – 12 April 2014
- Biaya pendaftaran : tidak ada (free)
- Kirim karya ke marketing@kabarkampus.com
PENJURIAN : 20-25 April 2014
PENGUMUMAN PEMENANG : 28 April 2014 di Kampus Paramadina, Jakarta dan website www. kabarKampus.com
HADIAH :
Untuk pemenang kedua jenis lomba akan mendapatkan :
- Juara I : Rp.1.500.000 + sertifikat
- Juara II : Rp.750.000 + sertifikat
- Juara III : Rp.250.000 + sertifikat
Peserta dapat mengikuti dua jenis lomba ini. Dan pemenang pertama lomba foto dan essay akan mendapatkan kesempatan menjadi jurnalis di Kabarkampus selama 1 bulan. Para pemenang akan dimentor oleh jurnalis yang memiliki kepekaan dalam meliput isu-isu lingkungan hidup serta bencana alam di Indonesia. Jadi jangan tunggu besok, siapkan karya kamu dari sekarang. Jadilah anak muda yang memberikan kesaksian.
Go Green keep our home green! []
Jika ada pertanyaan terkait lomba bisa langsung ditanyakan ke Twitter: @kabarkampuscom @gokabarkampus atau @star_event
Sumber :
http://kabarkampus.com/2014/01/kabarkampus-gelar-lomba-foto-dan-essay-green-lifestyle/
Go Green keep our home green! []
Jika ada pertanyaan terkait lomba bisa langsung ditanyakan ke Twitter: @kabarkampuscom @gokabarkampus atau @star_event
Sumber :
http://kabarkampus.com/2014/01/kabarkampus-gelar-lomba-foto-dan-essay-green-lifestyle/
Segitiga emas fotografi – Exposure
Oleh : ENCHE TJIN
Kunci dari mendapatkan foto yang ideal tergantung dari segitiga emas fotografi. Segitiga emas fotografi adalah bukaan (aperture), kecepatan rana (shutter speed) dan ISO. Kombinasi dari ketiganya menentukan gelap terangnya sebuah foto.
BUKAAN / APERTURE / DIAFRAGMA
Aperture adalah bukaan lensa kamera dimana cahaya masuk. Bila bukaan besar, akan banyak cahaya yang masuk dibandingkan dengan bukaan kecil. Selain merupakan salah satu cara mengendalikan cahaya yang masuk, bukaan di gunakan juga untuk mengendalikan kedalaman ruang (depth of field / dof).
Dalam prakteknya, jika Anda berada di lingkungan dimana cahaya sangat terang, maka kita bisa menutup bukaan sehingga lebih sedikit cahaya masuk ke dalam. Jika kondisi lingkungan gelap, maka kita bisa membuka bukaan lensa sehingga hasil akhir menjadi optimal.
Bukaan juga bisa digunakan untuk mengendalikan kedalaman ruang. Bukaan besar membuat kedalaman ruang menjadi tipis, akibatnya latar belakang subjek menjadi kabur. Bukaan kecil membuat kedalaman bidang menjadi besar, akibatnya semua bidang dalam foto menjadi tajam atau berada dalam fokus.
Hal yang unik dan sering membingungkan pemula adalah nomor dalam setting bukaan adalah terbalik dengan besarnya bukaan. Misalnya angka kecil berarti bukaan besar, sedangkan angka besar berarti bukaan kecil. Contoh: f/1, f/1.4, f/2, f/4. f/5.6, f/8, f/16, f/22 dan seterusnya.
Setiap lensa memiliki bukaan maksimum dan minimum. Angka yang tertera dalam lensa seperti f/3.5-5.6 berarti makimum bukaan bervariasi antara f/3.5 sampai f/ 5.6.
SHUTTER SPEED
Kecepatan rana (shutter speed) adalah durasi kamera membuka sensor untuk menyerap cahaya. Semakin lama durasinya, semakin banyak cahaya yang masuk ke kamera dan hasil foto akan bertambah terang.
Satuan shutter speed adalah dalam detik atau pecahan detik. Biasanya berawal dari 1/4000 detik sampai to 30 detik. Variasi shutter speed ini diatur dari badan kamera bukan dari lensa.
Selain mempengaruhi kuantitas cahaya yang masuk, shutter speed mempengaruhi foto dalam dua hal:
- Kecepatan rana yang cepat membekukan (freeze) objek yang bergerak.
- Kecepatan rana yang lama menangkap gerakan (motion) objek secara berkesinambungan.
Dalam praktek, kita mengunakan kecepatan rana yang tinggi untuk membekukan gerakan subjek yang bergerak, seperti pada foto liputan olahraga. Sebaliknya, kita mengunakan kecepatan rana yang rendah untuk merekam efek gerak, seperti dalam merekam pergerakan air terjun.
ISO
ISO adalah ukuran sensitivitas sensor terhadap cahaya. Ukuran dimulai dari angka 50, 80 atau 100 dan akan berlipat ganda sampai 3200 atau lebih besar lagi. ISO dengan ukuran angka kecil berarti sensivitas terhadap cahaya rendah, ISO dengan angka besar berarti sebaliknya.
ISO dengan angka besar atau disebut juga ISO tinggi akan menurunkan kualitas gambar karena munculnya bintik-bintik yang dinamakan “noise”. Foto akan terlihat berbintik-bintik seperti pasir dan detail yang halus akan hilang. Tapi untuk kondisi yang sulit seperti sedikit cahaya dalam ruangan, ISO tinggi seringkali diperlukan.
Di era kamera analog, ISO dikenal juga dengan ASA. Di jaman analog, ASA tergantung dari film yang kita pasang di dalam kamera. Namun di jaman sekarang, ISO bisa diubah sewaktu kita menghendakinya melalui kamera.
Dengan bermain dengan tiga setting dasar kamera, Anda akan bisa membuat foto Anda menjadi gelap, terang atau sedang. Gelap terangnya hasil akhir dalam foto tentunya tergantung selera Anda.
Sumber :
http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/segitiga-emas-fotografi/
http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/segitiga-emas-fotografi/
Belajar fotografi pakai kamera DSLR pemula atau langsung yang canggih?
Oleh : ENCHE TJIN
Sering saya mendapatkan pertanyaan apakah sebaiknya pemula dalam hobi fotografi sebaiknya membeli kamera DSLR pemula atau yang canggih sekalian? Saya pribadi menyarankan membeli kamera untuk pemula terlebih dahulu meskipun kita memiliki dana yang cukup untuk kamera yang lebih canggih.
Alasan dari calon pembeli yang ingin membeli kamera yang canggih biasanya karena tidak mau ganti-ganti kamera di masa depan, tapi teknologi kamera terus berkembang, upgrade kamera di masa depan tidak terelakkan, namun, bagaimana kita bisa tahu bahwa kamera canggih sasaran kita akan memenuhi kebutuhan fotografi kita?
Biasanya, calon pembeli peduli dengan kualitas gambar yang dihasilkan. Kamera canggih dianggap dapat membuat foto dengan kualitas yang lebih bagus. Sebenarnya, jika dikaji dari kualitas gambar, perbedaan antara kamera DSLR pemula dengan kamera canggih yang memiliki ukuran sensor gambar yang sama tidak berbeda atau tidak jauh bedanya. Kamera DSLR Canon 550D, 600D, 60D sampai 7D kualitas gambarnya kurang lebih sama. Dalam hal ini, teknik fotografi dan kualitas lensa lebih menentukan kualitas gambar.
KELEBIHAN – KEKURANGAN KAMERA DSLR PEMULA
Kamera pemula memiliki antarmuka desain yang lebih sederhana dan ilustratif. Misalnya di Nikon D3200 atau D5200, kita bisa melihat ilustrasi bukaan lensa saat mengganti nilai bukaannya (f). Angka-angkanya juga lebih komplit, misalnya shutter speed ditulis 1/100 detik dan angka bukaan lensa f/8. Di kamera canggih, nilai shutter speed disingkat menjadi 100 dan bukaan lensa menjadi 8.0
Ada panduan dan peringatan juga. Misalnya di kamera DSLR pemula Canon, setiap mengganti mode kamera atau fungsi kamera, akan muncul sedikit ulasan tentang mode dan fungsi kamera tersebut. Di kamera DSLR Nikon pemula, ada peringatan jika setting yang kita tetapkan akan menyebabkan subjek foto terlalu gelap atau terlalu terang.
Tentunya, DSLR pemula juga memiliki lebih banyak fungsi AUTO-nya yang akan mencoba menyesuaikan setting kamera terbaik dengan subjek foto/pemandangan. Keuntungan lain dari kamera pemula adalah biasanya ukurannya relatif ringan dan ringkas.
Antarmuka Nikon D5200 yang ilustratif. Gambar bukaan/diafragma akan membesar dan mengecil sesuai dengan nilai F yang disetting.
KELEBIHAN – KEKURANGAN KAMERA DSLR CANGGIH
Sebenarnya, langsung membeli kamera digital yang canggih juga dapat mengantarkan kita ke tujuan kita. Keuntungan dari langsung membeli kamera digital canggih adalah memiliki badan kamera yang lebih kokoh. Biasanya dibuat oleh bahan plastik yang lebih keras atau logam magnesium alloy. Ada LCD tambahan membantu untuk melihat setting-setting kamera dengan cepat dikondisi apa saja, gelap ataupun terang. Kamera canggih juga biasanya memiliki kinerja lebih cepat, dan daya tampung buffer foto berturut-turut yang lebih lapang. Baterai yang digunakan juga lebih besar sehingga dapat memotret lebih lama sebelum mengganti baterai/cas.
Kekurangannya, kamera canggih lebih sulit dipelajari karena lebih sedikit panduan di kamera, penulisan setting biasanya disingkat-singkat dan dilambangkan dengan simbol-simbol saja, sehingga pemula perlu lebih banyak mengingat/menghapal. Tombol-tombol dan menu item yang banyak juga dapat membuat pusing.
Bagi yang hanya ingin mengunakan kamera tanpa mempelajari dasar fotografi, tentunya tidak tepat membeli kamera yang sangat canggih, karena fungsi otomatisnya tidak banyak atau malahan tidak ada sama sekali. Contohnya Nikon D700 dan D800 tidak memiliki mode Full Auto / Scene Mode. Di lain pihak, kamera Canon 5D mark III tidak memiliki lampu kilat terpasang, yang kadang-kadang praktis digunakan untuk memotret subjek dalam posisi backlight.
Cari fungsi Auto di kamera DSLR canggih Nikon D800? Sayang sekali, gak ada tuh, yang ada tombol2 fungsi lainnya.
REKOMENDASI
Kamera digital saat sekarang perbaharuannya juga cepat, setiap kali produsen kamera membuat kamera baru yang lebih canggih, kamera lama turun harga, dalam setahun, kurang lebih penyusutan harga kamera bekas sebesar 20% pertahun. Dengan mengunakan kamera DSLR pemula terlebih dahulu, kita dapat menghemat. Saat kita sudah menguasai fotografi dan siap untuk upgrade, kita bisa membeli kamera yang lebih tepat sesuai yang kita butuhkan. Tidak semua orang membutuhkan kamera canggih, dan orang yang membutuhkannya, memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Secara alami, kita akan mengetahui kamera canggih yang kita perlukan dari pengalaman yang didapatkan saat mengunakan kamera pemula.
Maka itu, saya sarankan bagi yang baru ingin belajar untuk mengunakan kamera pemula terlebih dahulu, setelah menguasai semua tombol, fungsi, menu kamera dan mempelajari teknik fotografi yang baik baru upgrade ke kamera yang lebih canggih. Dengan demikian perjalanan belajar fotografi kita lebih mulus jalannya. Bagi yang sudah terlanjur memiliki kamera DSLR canggih, jalan memang lebih terjal, tapi jangan menyerah meskipun perlu lebih semangat lagi untuk belajar.
Sumber :
http://www.infofotografi.com/blog/2013/10/belajar-fotografi-pakai-kamera-dslr-pemula-atau-langsung-yang-canggih/
http://www.infofotografi.com/blog/2013/10/belajar-fotografi-pakai-kamera-dslr-pemula-atau-langsung-yang-canggih/
Wednesday, January 29, 2014
KFA : Komunitas Fotografi Anggaran
Namanya cukup sederhana, KFA : Komunitas Fotografi Anggaran, tapi keinginan dari semua teman-teman yang bergabung dalam KFA ini tidaklah sesederhana namanya. Semoga KFA menjadi sarana silaturahim dan berbagi di bidang fotografi.
Ini didasari keyakinan bahwa setiap kita, pasti punya sesuatu yang bisa untuk dibagi untuk bisa mengembangkan diri, khususnya di bidang fotografi.
Ini didasari keyakinan bahwa setiap kita, pasti punya sesuatu yang bisa untuk dibagi untuk bisa mengembangkan diri, khususnya di bidang fotografi.
























